Minggu, 04 Oktober 2015
PELAKSANAAN UTS SEMESTER GASAL
Sedang dilaksanakan Ulangan Tengah Semester Semester Gasal yang di laksanakan pada tanggal 03-10 Oktober 2015. UTS dilaksanakan bertujuan untuk mengevalusai pembelajaran yang sudah di laksanakan seberapa persen siswa mampu menyerap materi yang sudah di berikan oleh Bapak Ibu guru selama setengah semester. dan juga sebagai pemicu motifasi untuk siswa lebih giat lagi untuk belajar.
Jumat, 02 Oktober 2015
VISI DAN MISI SMK MUHAMMADIYAH 2 PAGUYANGAN
VISI DAN MISI
SMK MUHAMMADIYAH 2 PAGUYANGAN
VISI
MENDIDIK SUASANA ISLAMI, TERAMPIL DALAM BIDANG TEHNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN SERTA TEKNIK SEPEDA MOTOR
MISI
1. Mendidik Lingkungan Sekolah Yang Bernuansa Islami
2. Membentuk Tamatan Yang Berkerpribadian Unggul Dan Mampu Mengembangkan
Diri Serta Berkesinambungan
3. Menyiapkan Tenaga Terampil Di Bidang Komputer Dan Jaringan Serta
Yeknik Sepeda Motor Yang Mampu Bersaing Di Lapangan Kerja Menjalankan
Kewirausahaan
4. Menjadikan Smk Sebagai Sumber Pusat Informasi Di Bidang Teknik
Komputer Dan Jaringan Serta Otomotif
Hadapi MEA 2015, Pakde Karwo Perbanyak Sekolah Menengah Kejuruan
Jelang ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN yang
akan dilaksanakan pada 2015, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo
mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur agar bersiap diri. Salah
satunya dengan menyiapkan tenaga terampil dengan memperbanyak Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK).
"Saya ajak seluruh komponen Jatim untuk bersiap diri lahir batin untuk hadapi MEA," kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut saat menjadi inspektur Upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Minggu (12/10/2014).
Selain itu, Soekarwo juga akan melakukan langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, dan menekan kesenjangan antar wilayah di Jawa Timur.
Dia menambahkan, untuk mengatasi sumber daya manusia di Jatim, pemerintah Jatim juga akan memperbanyak Sekolah Menengah Kejuruan. Bahkan, ditargetkan jumlah komposisi SMK akan jauh lebih tinggi dibandingkan SMA.
"Jatim segera mencetak tenaga terampil. Diharapkan pada 2014-2019, rasio SMK 70 persen dan 30 persen SMA. Untuk mempercepat kami akan buat SMK-SMK mini yang mempunyai 9 jurusan yang nantinya mempunyai keterampilan dan sertifikasi," tandasnya.
Dalam pelaksanaan MEA akhir 2015, seluruh negara ASEAN sepakat membuka secara bebas tenaga kerja 8 sektor jasa antar negara ASEAN.
Delapan sektor jasa itu adalah medical (pengobatan atau dokter), nurse (perawat), arsitektur, engineering (tenaga ahli), dental (dokter gigi), akunting, tenaga survei, lalu tourisme (pariwisata). (Dian Kurniawan/Gdn)
dikutip dari http://www.liputan6.com/tag/smk
"Saya ajak seluruh komponen Jatim untuk bersiap diri lahir batin untuk hadapi MEA," kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut saat menjadi inspektur Upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Minggu (12/10/2014).
Selain itu, Soekarwo juga akan melakukan langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, dan menekan kesenjangan antar wilayah di Jawa Timur.
Dia menambahkan, untuk mengatasi sumber daya manusia di Jatim, pemerintah Jatim juga akan memperbanyak Sekolah Menengah Kejuruan. Bahkan, ditargetkan jumlah komposisi SMK akan jauh lebih tinggi dibandingkan SMA.
"Jatim segera mencetak tenaga terampil. Diharapkan pada 2014-2019, rasio SMK 70 persen dan 30 persen SMA. Untuk mempercepat kami akan buat SMK-SMK mini yang mempunyai 9 jurusan yang nantinya mempunyai keterampilan dan sertifikasi," tandasnya.
Dalam pelaksanaan MEA akhir 2015, seluruh negara ASEAN sepakat membuka secara bebas tenaga kerja 8 sektor jasa antar negara ASEAN.
Delapan sektor jasa itu adalah medical (pengobatan atau dokter), nurse (perawat), arsitektur, engineering (tenaga ahli), dental (dokter gigi), akunting, tenaga survei, lalu tourisme (pariwisata). (Dian Kurniawan/Gdn)
dikutip dari http://www.liputan6.com/tag/smk
Langganan:
Postingan (Atom)

